Rabu, 18 Oktober 2017    
Home
Sejarah
Pendiri
Pos
Paduan Suara
Artikel
Tahukah Anda
Majelis, HT & BP
Kotbah Arsip
Warta
Hub Kami


Mau Register?
Lupa Password?

[ Tahukah Anda ]

GSRI Tamansari pernah mempunyai Mingguan Santapan Rohani. Mingguan Gerejani Injili yang diberi nama Santapan Rohani terbit untuk yang pertama kali pada tanggal 3 Januari 1960 dengan Surat Ijin Peperda Swatantra I No. SI/357/PPDSIDR/X/1959 tertanggal 24 Nopember 1959 yang kemudian diperbarui menjadi SIPK No. 250/257/782/I-C tertanggal 27 Mei 1960. Pemimpin Redaksinya pada waktu itu sdr. DS Tjoeng Wie Mie yang sekarang kita kenal dengan nama Pdt. Tjung Wie Mie atau Pdt. Nehemia Mimery. Alamat Redaksi (Tata Usaha) nya di Jl. Tamansari 79, Djakarta V/22. Penerbitnya Gereja Santapan Rohani Indonesia. Sayang sekali Mingguan Santapan Rohani ini tidak berlangsung lama, menurut data yang dapat diperoleh, Majalah Mingguan Santapan Rohani ini terbit sampai pada nomor 51/52 tanggal 18/25 Desember 1960, Tahun I, yakni Nomor NATAL.
Mingguan ini terbit pertama kali dengan 12 halaman dan edisi Natal (no. 51/52 tanggal 18/25 Desember 1960) terbit dengan 24 halaman, dengan ukuran 14,5 X 20,5 centimeter.
Mingguan Santapan Rohani ini diisi dengan ruangan:
  • Kesan-kesan Redaksi
  • Mimbar SRI Djakarta
  • Mendapatkan Djiwa
  • Tafsiran Alkitab
  • Pemahaman Pribadi
  • Pembatjaan Sepekan
GSRI Tamansari pernah membuka DEPOT BUKU SRI di Jl. Raya Tamansari 79, Djakarta V/22.

Di tahun 1967-an GSRI Tamansari pernah mempunyai stasiun pemancar radio dengan nama Radio SRI (Santapan Rohani Indonesia) DJAYA dengan frekwensi 108 AM. "Dimotori" oleh sdr. Hadi Suryanto (Tjak Liong), Elifas Tasman (Hok Liong), Iwan Surianta, GI Debora Malik, Thd., dr. Lukas Mangindaan, Alm. Pdt. Timothy Lokananta serta dibantu oleh Pdt. Sutjiono yang saat itu masih melayani di GSRI Tamansari. Awalnya Radio SRI DJAYA terbentuk karena adanya beberapa aktifis pemuda GSRI Tamansari yang mempunyai hobby elektronik, mereka sering berkumpul dan tercetus ide untuk membuat stasiun radio yang sekaligus dapat menyalurkan hobby mereka dan menjadikan stasiun radio tersebut sebagai salah satu alat pengabaran Injil. Radio SRI DJAYA mengadakan siarannya setiap hari dari pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB, dengan acara siaran yang beraneka ragam, tanpa iklan, dana operasi diperoleh dengan cara "kolekte-an" di antara para aktifis pemuda dan pendukung kegiatan siaran Radio SRI DJAYA. Sepucuk surat yang diterima oleh Radio SRI DJAYA dari kota Palembang sangat menggembirakan hati, karena isi surat tersebut mengabarkan dapat menerima siaran radio SRI DJAYA, itu berarti siaran Radio SRI DJAYA dapat mencapai kota Palembang, bahkan ada juga sepucuk surat dari kota Yogyakarta yang juga memberitahukan siaran radio SRI DJAYA dapat mereka terima dengan baik. Sayang sekali pemerintah RI mengeluarkan satu peraturan yang mengharuskan stasiun-stasiun radio yang ada harus mendaftar untuk memperoleh ijin siaran dan menggunakan bentuk perusahaan sebagai badan pengelola siaran radio, hingga akhirnya Radio SRI DJAYA - pun ditutup.
Nara Sumber : Bpk. Hadi S., Iwan S., Elifas Tasman, dan GI Debora K. Malik Thd.

Biduan Suara (Paduan Suara) Talithakumi pernah mengadakan Festival Choir pada tanggal 31 Desember 1960, dengan dihadiri oleh beberapa Paduan Suara dari beberapa gereja antara lain seperti Gereja Batak Sentiong (mungkin Gereja HKBP Kramat Sentiong?), Kuo Yu Thang di Jl. Bungur Besar dan Kuo Yu Thang Krekot dan lainnya. Ada dugaan kegiatan ini mendorong terselenggaranya kegiatan Festival/Pesta Paduan Suara Gerejawi (atau yang lebih dikenal dengan nama PESPARAWI).
Sumber : dari buku catatan harian Biduan Pemuda Pemudi Gereja Santapan Rohani, Talithakumi tanggal 31 Desember 1960.

Hamba-hamba Tuhan, baik yang pernah dan masih melayani sejak jaman Gereja Sidang Kristoes Batavia sampai menjadi Gereja Santapan Rohani Indonesia Tamansari, antara lain:
  • Alm. Pdt. Timothy Dzao Sze Kuang, D.D. (Doctor of Divinity)
  • Alm. Pdt. B.L. Ho
  • Pdt. Jason Linn
  • Pdt. Lie Beng Tjoan
  • Pdt. Moses Chow (Chow Chu Be)
  • Pdt. Nehemia Mimery (Tjoeng Wie Mie)
  • Pdt. Sutjiono
  • Alm. Pdt. Timothy Lokananta
  • Pdt. John Chung
  • Pdt. Joshua Ong
  • Pdt. Jesarela Suhendra
  • Pdt. Cornelius Kuswanto
  • Pdt. Miriam Ameliani (Na Peng Nio)
  • GI Debora K. Malik Thd.
  • GI Rudy Indra Kusuma
  • Elizabeth Hukunala
  • Pdt. Ir. Reggy Andreas A. Lim
  • GI Ronny Sumantri
  • GI Selamet
  • GI Marojahan Sijabat
  • Sdr. Midian Manullang
  • Sdr. Fam Bun Hauw
  • GI Ely Suratman
Catatan: nama-nama disusun tidak berurutan

Jemaat asal GSRI Tamansari yang menjadi hamba Tuhan:
  • Pdt. Paulus Dharma Wirya, sekarang melayani di Gereja Kalam Kudus Pakanbaru, Riau.
  • Pdt. Chris Nurdin, sekarang melayani di Gereja baptis Kalvari, Gunung Sahari, Jakarta.
  • Pdt. Jahja Elia (Lim Thiam Ho) sekarang mengajar di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT), Malang.
  • GI Miriam Ameliani (Na Peng Nio), sekarang melayani di GPiB Sion., Jl. P. Jayakarta, Jakarta.
  • GI Debora Malik, Thd., sekarang mengajar di STT IMAN.
  • GI Miriam Santoso, sekarang melayani dan mengajar di STT IMAN.
  • Pdt. Benjamin Malik, sekarang melayani di GSRI Bogor.
  • Pdt. Joshua Ong, sekarang menjadi Gembala Sidang di GSRI Tamansari dan mengajar di STT IMAN.
  • Pdt. Reggy Andreas L. Lim, sekarang melayani di GKY Mangga Besar.
  • Pdt. Jesarela Suhendra, sekarang melayani di GSRI Tomang.
  • Sdr. Ronny Sumantri, sekarang melayani di GSRI Tamansari Pos PI Sunter.
  • Alm. Rusli Wijaya, meninggal dunia di Singkawang, Kalimantan Barat, saat melayani sebagai mahasiswa STT IMAN yang sedang melakukan tugas pelayanan setahun.
  • Pdt. Cornelius Kuswanto, sekarang melayani dan mengajar di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT), Malang.
  • Pdt. Musa Surjadi (Siang Hak), sekarang melayani di Gereja ??? Surabaya.
  • Pdt. Matius Sutiono (Siong Liat) melayani di Hok Im Tong Pos Cimahi, Bandung.
  • Ev. Yohana Lukas (Beng Nio), istri dari Pdt. Matius Sutiono melayani di Hok Im Tong Pos Cimahi, Bandung.
  • Sdr. Sardian, belum diketahui melayani di mana.
  • GI Rebekah Lukas, sekarang melayani di GSRI Cikampek dan Karawang.
Catatan: nama-nama disusun tidak berurutan

Mahasiswa/Mahsiswi STT IMAN yang pernah dan sedang melayani di GSRI Tamansari, baik dalam masa pelayanan 1 tahun, 2 bulan atau "week end."
  • Elisabeth Hukunala
  • Hengky Tjahjadi
  • Samuel Bong
  • Yenny Gunawan
  • Yenny Aryani
  • Rudy Indra Kusuma
  • Titien Parerungan
  • Marya Kusuma
  • Petroes S. Suryo
  • Daniel A. Gozali
  • Ludiawaty Effendy
  • Fam Bun Hauw
  • Linda Santoso
  • Midian Manullang
  • Nehemia
  • Juniah
  • Meiske
  • Lingga Sinulingga
  • Sumarni Lovania
  • Erika F. Yoshua
  • Maureen Mirah
  • Mikoyama Dewi
  • Tjhi Se Lin
  • Yanto Liem
  • Voni Lay
  • Elisabeth Erlina
  • Via Yantimala
  • Herman Suratman
  • Samsul Tandian
  • Erlina Rosa
  • Yanny Nurlela
  • Yogi Tjiptosari
  • Hariana Sukanta
  • Daniel Tjahjadi
Catatan : data diperoleh dari STT IMAN

Copyright © 2003 GSRI TamanSari